“Angkatan kerja di Maluku Utara paling banyak disumbang oleh Kabupaten Halmahera Selatan, yaitu sebanyak 141,3 ribu orang atau 21,30 persen dari total angkatan kerja di Maluku Utara. Posisi kedua diduduki Kabupaten Halmahera Utara sebanyak 103,3 ribu orang atau 15,57 persen. Sedangkan angkatan kerja paling kecil tercatat di Kabupaten Pulau Taliabu, yaitu sebanyak 26,9 ribu orang atau hanya sekitar 4,06 persen dari total angkatan kerja di Maluku Utara,” paparnya.
Penduduk bekerja terbanyak tercatat di Kabupaten Halmahera Selatan, yang mencapai 137,8 ribu orang atau sebesar 21,72 persen dari total penduduk bekerja di Maluku Utara. Sementara Kabupaten Halmahera Utara berada di urutan kedua dengan jumlah penduduk bekerja sebanyak 96,6 ribu orang atau sebesar 15,21 persen. Penduduk bekerja paling sedikit ada di Kabupaten Pulau Taliabu, yaitu sebesar 26,1 ribu orang, atau sebesar 4,11persen dari total penduduk bekerja di Maluku Utara.
TPAK tertinggi sebesar 73,24 persen tercatat di Kabupaten Halmahera Selatan. Sementara itu, TPAK Kabupaten Halmahera Tengah berada di urutan kedua, yaitu sebesar 70,77 persen. TPAK terendah terdapat di Kota Ternate, yaitu sebesar 61,20 persen.
“TPT terendah menurut kabupaten/kota tercatat di Kabupaten Halmahera Selatan, yaitu sebesar 2,44 persen, diikuti oleh Kabupaten Kepulauan Sula dengan TPT sebesar 2,67 persen. Sedangkan TPT tertinggi tercatat di Kota Ternate, yaitu sebesar 6,62 persen,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.