“Maka pemda akan membangun pasar ekspor, karena kalau pasar lokal kita tidak kuat,” ungkapnya.

“Pemda juga sudah masukkan kerja sama dengan Fakultas Ilmu Perikanan di wilayah di Pulau Gebe untuk mengkaji perikanan usaha kecil termasuk dengan tuna yang ada di wilayah Gebe dan Patani,” aku Ikram.

Kendalanya, untuk saat ini ekspor tuna lebih banyak di bawah melalui pesawat lalu diekspor ke Narita, Jepang.

“Jadi kita upayakan untuk ekspor tuna dari Halmahera Tengah ke Manado Samratulangi saja,” ujarnya.

Pemda, kata Ikram, fokus mengadakan perlengkapan kebutuhan nelayan. Seperti membangun pabrik es, cold storage, pengadaan armada laut maupun darat, rumpon, serta alat penangkap ikan lainnya.

Apalagi menurut Ikram, di tahun yang akan datang investor bakal masuk Pulau Moor sebagai tempat wisata. Itu artinya hasil nelayan dan perkebunan akan dipasarkan di sini.