“Kepala saya sakit, saya sudah mau mati, nenek tolong maafkan saya dan sampaikan kepada ibu saya tolong maafkan saya,” kata Cahyo mengutip pernyataan korban ke neneknya sebelum ditemukan tewas.
Nenek korban sempat bertanya apa alasan pernyataannya itu. Korban bilang dia sudah melihat tanda-tandanya di handpone-nya.
Cahyo mengatakan tidak menutup kemungkinan korban AF melakukan aksi bunuh diri diduga depresi oleh permainan game online. Dugaan ini dikuatkan dengan keterangan keluarga korban.
“Ternyata setelah ditelusuri, korban ini sering bermain game online seperti PUBG, kemudian game perang-perang begitu. Namun ini masih duagan sementara,” tambahnya.
Keluarga korban sendiri tidak meminta polisi menelusuri lebih lanjut kematian korban. Keluarga mengatakan akan langsung melakukan pemakaman.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.