Tandaseru — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika melaporkan terjadi gempa tektonik dengan magnitudo 5,1 mengguncang Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Rabu (26/7).

“Gempa bumi terjadi sekitar pukul 00.35 WIT,” ujar Kepala Stasiun Geofisika Ternate, Andri Wijaya Bidang, melalui siaran pers.

Andri bilang, berdasarkan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo 5,1.

“Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,47° LU ; 126,85° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 105 kilometer arah barat laut Pulau Doi, Maluku Utara pada kedalaman 13 kilometer,” katanya.

Ia menambahkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser turun (oblique normal),” ungkapnya.

Menurutnya, berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Loloda Kepulauan, Halmahera Utara dengan skala intensitas III MMI.

“Artinya getaran akibat gempa dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu,” ujarnya.