Di rumah makan tempat Meila kerja, banyak polisi kerap makan. Dari situ ia tertarik ingin jadi polwan.

“Hasil uang jadi kerja itu saya kumpulin untuk pengurusan tes polwan seperti fotokopi berkas-berkas,” kenangnya.

Pada rekrutmen tahun 2022, Meila dinyatakan lulus tes. Setelah pendidikan, ia mendapat gaji rapel 3 bulan.

“Gaji tiga bulan itu saya langsung kasih sama ibu saya untuk buat angkringan. Jadi dari pagi saya berangkat ke kantor sampai sore balik ke rumah untuk bantu ibu saya sampai jam 12 malam,” akunya.

Dalam mengurus angkringan, sang ibu bertugas memasak, sementara Meila melayani pembeli. Angkringan itu sendiri sudah berjalam sejak Oktober 2022 hingga kini.