Direktur PDAM Halbar Robert Faldi Humune yang dikonfirmasi membenarkan proyek tersebut. Dia mengatakan, proyek air bersih ini akan melayani air bersih di 10 desa di Kecamatan Ibu. 10 desa tersebut adalah Maritango, Kie Ici, Akeboso, Soanamasungi, Tongute Goin, Tongute Sungi, Gam Ici, Gamlamo, Tongute Ternate, Tongute Ternate Asal dan Akesibu.
“Dana sharing atau DDUB Pemda senilai Rp 2 miliar itu untuk pekerjaan pengadaan listrik, rehab bangunan PO sebesar Rp 350 juta, pengadaan dan pemasangan pipa Rp 280.573.679, pekerjaan pagar, pengecatan Rp 81.892.070 dan Rp 1.089.366.250 untuk pengadaan dan pemasangan sambungan rumah 700 (SR) tambah 11% sehingga dapat Rp 2 miliar,” jabarnya.
Terpisah, Kades Maritango Ayub Bio menambahkan, bak penampung air dari proyek air bersih ini diambil dari sumber air bernama Ake Boso di Desa Akeboso, desa tetangga Maritango.
Dari sumber air ditarik menggunakan pompa ke bak penampung yang sementara dibangun di Desa Maritango, kemudian disalurkan ke desa-desa terdekat dalam wilayah Kecamatan Ibu. Jarak dari titik sumber air ke bak penampung sejauh 1,5 km.
“Kami sangat bersyukur karena hadirnya proyek ini, sebab selama ini kami mengambil air bersih cukup jauh karena harus naik gunung. Jika tidak mampu naik gunung, warga terpaksa harus membeli air bersih dari jasa pengangkut dengan harga Rp 5 ribu per galon,” pungkas Ayub.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.