Kompresor lantas digunakan untuk mengevakuasi jenazah korban.

Kepala Pos Subsektor Weda Utara IPDA Ramli Soleman membenarkan hal itu. Menurutnya, ada enam warga Halbar yang melakukan kegiatan menangkap ikan memakai panah.

“Tiba-tiba satu di antara mereka meninggal pada saat menyelam,” singkatnya.

Menurut dia, korban awalnya memanah seekor ikan goropa berukuran besar, kurang lebih 10 kilogram. Lantaran tidak mampu menarik ikan tersebut korban pun meminjam alat panah milik temannya Marsel. Namun ketika menyelam ia tidak lagi muncul ke permukaan.

“Jenazah dibawa ke Pustu Desa Gemaf menunggu kedatangan keluarga untuk dibawa ke Jailolo untuk pemakaman,” tandasnya.