Satu-satunya kades perempuan di Kecamatan Jailolo itu mengatakan, produk yang digarap ini tujuannya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat khususnya ibu-ibu, kerajinan tangan terutama untuk bapak-bapak dan melibatkan anak muda dalam rangka mengurangi pengangguran dan menghindari pergaulan yang menjerumuskan ke hal-hal yang buruk seperti mabuk-mabukan.

“Dialihkan ke hal-hal ini agar mereka itu beraktivitas, dan sementara ini dalam tahap pengembangan,” tuturnya.

Mancelina menyampaikan, produk ini payungnya adalah Bumdes, kemudian di Bumdes masing-masing UMKM mengembangkannya.

“Legalitas hukum Bumdes juga sudah dipersiapkan dan itu sudah siap. Jadi banyak sektor, dari sektor pertanian juga Bumdes mengelola bersama dengan ibu-ibu UMKM,” ujarnya.

Ia menambahkan, yang menjadi kendala sekarang ini adalah alat. Sebab pengembangan produk dilakukan secara swadaya dan masih manual.