“Makanya kami menolak keras soal ini. Dewasa ini publik Morotai sudah mencium terkait dengan adanya langkah-langkah ritel modern yang nantinya akan dibangun di 8 titik di Morotai,” cetusnya.

“Terbentuknya ketiga toko itu dapat mempersulit ekonomi lokal dan cenderung membunuh pasar-pasar tradisional modal Morotai,” jelasnya.

Ia menambahkan, perlu dipahami bersama adanya krisis ekonomi berkepanjangan dan utang Pemda Morotai yang dibebankan kepada daerah ini.

“Hingga saat ini belum usai, dengan adanya skema itu kami bersikap tolak kedatangan Indomaret, Alfamidi dan Alfamart nantinya,” tandasnya.