“Kami minta penyidik yang menangani kasus dugaan pencabulan dua siswa di Pulau Morotai itu lebih serius dan terbuka, karena terkait dengan masalah ini ada tindakan asusila yang sudah dilaporkan di Polres Morotai,” pinta Ithy, Jumat (9/9).

Mirisnya, sambung Ithy, terduga pelaku justru dipromosikan sebagai salah satu pejabat menengah di Dinas Pendidikan Morotai.

“Padahal pelaku, korban dan saksi-saksi sudah dimintai keterangan. Karena itu, kami YLBH Perempuan dan Anak Morotai minta ketegasan Polres Morotai agar segera menindaklanjuti kasus tersebut. Jangan terkesan ada yang ditutupi,” tegas Ithy.

Kasi Humas Polres Pulau Morotai Bripka Sibli Siruang yang dikonfirmasi terpisah terkait kasus dugaan pencabulan anak di Kecamatan Pulau Rao mengaku belum mengeceknya.

“Belum cek,” ujar Sibli.