“Kita harus menjemput bola, sehingga tujuan program transformasi perpustakaan bisa terwujud demi kesejahteran masyarakat,” tukasnya.
Sementara Konsultan Perpustakaan Nasional Dermawan menambahkan, tujuan khusus program tranformasi perpustakaan adalah meningkatkan layanan perpustakaan, meningkatkan penggunaan layanan oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan membangun kemitraan serta dukungan stakeholders untuk tranformasi perpustakaan yang berkelanjutan.
“Dalam istilah umum, sejarah menunjuk ke keadaan yang baik, kondisi manusia di mana orang-orangnya dalam keadaan makmur, dalam keadaan sehat dan damai,” paparnya.
Dermawan mengaku, di Maluku Utara ada beberapa kegiatan yang sudah dilakukan oleh Perpustakaan Nasional, seperti menyerahkan bantuan buku dan komputer yang akan menjadi penggerak dan memfasilitasi kegiatan masyarakat. Perpustakaan tidak bisa bekerja sendiri, harus bersinergi dengan beberapa OPD, bahkan di Malut masih minim dalam melakukan publikasi.
“Banyak yang berpikir Perpustakaan hanya mengurus tentang baca buku, padahal ada kegiatan sosial lainnya seperti pelatihan komputer bagi siswa, masyarakat atau anak didik. Bahkan transformasi Perpustakaan juga bisa melakukan kegiatan seperti senam lansia dan kegiatan sosial lainnya,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.