Ia menjelaskan, awalnya hasil audit tersebut sengaja tidak diberikan kepadanya sampai ia mengancam pengendali teknis bernama Ismail Marasabessy. Menurut Soadri, ia juga sempat menyampaikan kepada bupati soal temuan yang sengaja disembunyikan tersebut.

“Saya terima hasil audit setelah saya keluar dari Inspektorat dan sudah berkantor sebagai staf di Bagian Pemerintahan dua hari. Ada indikasi keterlibatan Ismail, Irban V sekaligus pengendali teknis tim. Bahkan laporan hasil audit belakangan baru saya tahu kalau pengendali teknis tidak kasih ke tim pemeriksa. Hasil audit itu juga pengendali teknis sudah diserahkan ke Inspektur Saiful Turuy tapi sengaja didiamkan, tapi keduanya lupa jika hasil audit itu sudah saya serahkan ke Pak Bupati,” pungkasnya.