Tandaseru — Polres Halmahera Selatan, Maluku Utara, bersama Polsek Bacan, Pospal Angkatan Laut dan Basarnas berhasil menemukan uang tunai yang dibawa Kepala BRI Unit Kawasi Obi yang menjadi korban tabrakan dua speedboat di perairan Desa Sawadai, Bacan Selatan.
Wakapolres Halsel, Kompol Rusli Mangoda kepada tandaseru.com di ruang kerjanya menyampaikan, pihaknya berhasil menemukan uang tunai yang dibawa menggunakan speedboat Hasiqah dari Pulau Bacan tujuan Obi.
Namun, kata Rusli, informasi awal tentang uang tunai Rp 5 miliar itu tidak benar. Yang benar adalah Rp 4 miliar.
“Kita melakukan olah TKP lanjutan dan mencari semua barang bawaan korban, termasuk uang tunai yang diinformasikan sebanyak Rp 5 miliar. Ternyata yang benar uang itu hanya Rp 4 miliar, dan Polres, Polsek bersama masyarakat dan Pospal Angkatan Laut dan Basarnas melakukan pencarian. Sejumlah masyarakat dan petugas menyelam dan sudah berhasil menemukan uang itu sebanyak Rp 2.990.000.000,” ungkapnya, Sabtu (7/8).
Uang yang ditemukan itu, sambungnya, dihitung sendiri oleh pihak BRI Labuha yang disaksikan petugas dan masyarakat. Langkah selanjutnya, tim akan terus berusaha mencari sisa uang yang masih kurang lebih Rp 1 miliar.
“Berdasarkan keterangan dari pihak BRI, uang Rp 4 miliar itu di-packing di dalam kardus. Namun ada saksi yang belum bisa dimintai keterangan karena sedang mengantar jenazah korban ke Ternate. Saksi itulah yang bersama korban melakukan packing uang ke dalam kardus itu. Kita harus minta keterangan ke saksi itu supaya bisa tahu seperti apa cara mereka melakukan packing uang itu,” tandasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.