Senada, Wakil Ketua DPRD Kota Ternate, Heny Sutan Muda mengatakan, akselerasi pembangunan daerah dan kawasan seyogyanya mempertemukan kebijakan yang terintegrasi dan tidak saling berdiri sendiri. Upaya mengkonsolidasikan kawasan menjadi penting.

“Ternate sebagai kota dagang dan jasa akan mendapat keuntungan jika Halbar sebagai daerah bantalan yang suplai bahan pangan, begitu pun sebaliknya. Karena itu apa yang digagas DPRD Halbar perlu didukung oleh berbagai kalangan untuk merangkai gagasan kebijakan dari kepala daerah baru ke dalam satu rumusan bersama dalam RPJMD masing-masing daerah dalam kawasan Limau Raha,” paparnya.

Wakil Ketua DPRD Ternate, Heny Sutan Muda. (Indotimur.com)

Direktur Sidego, Mukhtar Adam menambahkan, sewaktu menggagas Segitiga Emas di bawah Forum Malut Post bersama Faisal Djalaluddin, Dr. Muhlis Hafel, Dr. Herman Oesman, Ismit Alkatiri, dan A. Malik Ibrahim, pada periode itu dilihat upaya-upaya yang dilakukan lebih formalistik dan tidak membumi kebijakannya. Sementara masyarakat ketiga daerah telah melakukan interaksi sosial, ekonomi dan pemerintahan, tapi belum efektif.

“Karena itu melalui Sidego mencoba menghidupkan kembali. Selain karena Pilkada 2020 yang telah menghasilkan pemimpin baru, di saat yang sama provinsi mendorong pembentukan Kawasan Khusus Ibukota Sofifi. Kondisi ini diikuti dengan kebencanaan Covid-19 yang melemahkan kinerja ekonomi,” tuturnya.

“Untuk itu forum ini akan fokus pada upaya pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19, sehingga dibutuhkan kebijakan bersama yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat sebagai upaya pemulihan ekonomi di masing-masing daerah,” tandas Mukhtar.