Ia menambahkan, pelaksanaan vaksinasi disesuaikan dengan ketersediaan dosis Vaksin Sinovac dari Dinkes Malut.
“Jadi kami lakukan vaksinasi sesuaikan dengan ketersediaan vaksin di Dinas Kesehatan, karena hingga sekarang stok vaksin yang tersedia jumlahnya sangat terbatas. Menunggu pengiriman lagi dari Dinas Kesehatan Provinsi, jadi kami menyesuaikan dengan stok vaksin yang sudah tersedia saat ini,” jelasnya.
“Semua masyarakat yang memenuhi kriteria akan divaksin. Sekarang masih diperuntukkan bagi pelayanan publik, misalnya tenaga guru, ASN, dan TNI-Polri,” ujarnya.
Ia berharap kesadaran masyarakat untuk divaksin kian tumbuh seiring berjalannya waktu.
“Jadi harapan kami proses vaksinasi yang sudah berjalan selama ini untuk tenaga kesehatan dan pelayan publik dapat menumbuhkan kesadaran dari masyarakat untuk mau divaksin karena manfaat dari vaksinasi sangat besar,” tandas Julys.
Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia telah menyatakan vaksinasi Covid-19 selama Ramadan boleh dilakukan.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.