Tandaseru — Perusahaan pertambangan dan hilirisasi Harita Nickel yang beroperasi di Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara mendukung penuh program pembangunan jalan lingkar Obi.
Tekad tersebut sesuai dengan komitmen Harita dalam berinvestasi di Maluku Utara sehingga dijadikan sebagai Projek Strategis Nasional (PSN) oleh Pemerintah Pusat.
Hal ini disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Malut, Kuntu Daud menanggapi isu liar yang berkembang di sebagian masyarakat, khususnya di Obi belakangan ini.
Kuntu menjelaskan, dirinya telah berkomunikasi secara langsung dengan pimpinan Harita guna mengklarifikasi isu liar yang beredar. Harita menyampaikan, mereka sangat mendukung program pemerintah tersebut. Sebab, PSN hadir dikarenakan adanya komitmen Harita dalam berinvestasi untuk pembangunan ekonomi di Obi.
“Saat adaisu-isu liar yang berkembang, saya kontak langsung mereka (Harita, red). Mereka menyampaikan, pertemuan resmi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan baru dilakukan pada Jumat, 9 April lalu. Di situ baru diketahui duduk masalahnya. Di situ langsung hadir perwakilan Kementerian PUPR, Kementerian Perindustrian, Pimpinan Harita, PUPR Provinsi, dan Pemda Halsel. Pertemuan langsung dipimpin Kepala BPJN Maluku Utara,” ungkap Kuntu, Selasa (13/4).
Kuntu juga ikut mengingatkan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Malut agar prosedur dan persyaratan pembangunan jalan harus sesuai aturan, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan terkait pertambangan. Jika masuk ke wilayah tambang harus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM dan jika masuk wilayah hutan harus berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.