Tandaseru — Gaji Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kota Ternate selama ini masih di bawah Upah Minimum Kota (UMK) yang ditetapkan Surat Keputusan Wali Kota (SK) Nomor 504/KPTS/MU/2019 tanggal 5 November 2019 terkait kenaikan UMK Kota Ternate.

Hal itu menjadi sorotan dalam kampanye pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate Mohammad Yamin Tawary dan Abdullah Tahir (YAMIN-ADA) di Kelurahan Ubo-ubo, Ternate Selatan, Rabu (25/11) malam.

Juru Kampanye YAMIN-ADA, Mubin A. Wahib mengatakan, selama ini Pemerintah Kota Ternate berlaku zolim terhadap PTT. Pasalnya, upah yang mereka terima tidak sesuai dengan UMK yang ditetapkan Wali Kota.

“Ini tidak boleh dibiarkan. Kita paksa mereka kerja dari pagi sampai sore, tapi mereka hanya digaji Rp 750 ribu untuk PTT yang berijazah SMA, dan sarjana Rp 1.000.050,” katanya.

Apa yang dialami PTT ini, kata Mubin, adalah bentuk pelanggaran terhadap hak hidup layak warga negara yang diisyaratkan dalam UUD 1945.

“Bahwa setiap warga negara berhak hidup layak di negara ini. Di beberapa daerah di Sulawesi sudah menerapkan UMK, kita di Kota Ternate hingga saat belum diterapkan,” papar dia.

Meskipun begitu, Mubin menjamin, di era pemerintah YAMIN-ADA nanti gaji PTT akan disesuaikan dengan UMK yakni Rp 3.282.987 per bulan.

“Di hadapan Pak Yamin saya katakan, jika terpilih jadi Wali Kota Ternate maka gaji PTT itu harus sesuai UMK yang telah ditetapkan melalui surat keputusan Wali Kota. Para PTT tidak diperlukan secara zalim seperti ini,” terang politikus PPP ini.

Mubin menyakinkan, bahwa di tangan pemerintah YAMIN-ADA kondisi kehidupan Kota Ternate akan lebih baik dari harga ini.

“Mengapa saya yakin Pak Yamin bisa wujudkan itu, karena dari empat calon ini hanya Pak Yamin punya kemampuan lobi di Jakarta untuk memperbesar APBD kita,” cetusnya.

Sementara Calon Wali Kota Ternate Mohammad Yamin Tawary mengaku, apa yang disampaikan Mubin itu sangat tepat. Bahwa APBD Kota Ternate perlu diperbesar dari hari ini.

“Langkah pertama yang saya lakukan setelah terpilih adalah memperbesar belanja kita, supaya semua yang kita rencanakan dapat dilakukan. Jika anggaran ada, semuanya bisa dilaksanakan,” tutupnya.